PALANGKA RAYA – Maraknyakasuspenipuanberbasis online di Indonesia mendoronganggotaKomisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arief Norkim, mengimbaumasyarakat agar lebihwaspada. Arief mengingatkanbahwakejahatan digital terusberkembangdengan modus yang semakinberagam dan canggih.
“Kita hidup di era digital di mana teknologimemudahkan, tetapi juga membukacelahbagioknumtakbertanggungjawabuntukmenipumasyarakat,” ujarnya, Sabtu (02/11/2024).
Arief menjelaskanbahwa modus penipuan online kerapmemanfaatkanketidaktahuan korban. Iamencontohkanberbagaikasuspenipuan, mulaidariinvestasibodong yang menjanjikankeuntunganbesardalamwaktusingkathinggapinjaman online ilegaldenganbungatinggi yang menjerat korban dalam utang berkepanjangan.
Iamengimbaumasyarakatuntukberhati-hatidalammenerimatawaran, terutama yang berkaitandengankeuangan. Sebelumbertransaksiataumemberikan data pribadi, pentinguntukmemeriksakredibilitas platform atauindividu yang menawarkanlayanantersebut.
“Menelitiinformasi yang diterima sangat penting agar tidakterjebakdalamperangkappenipuan,” tambahnya.
Arief juga mengingatkanmasyarakatuntuklebihwaspadadalammenjaga data pribadisepertinomor KTP, rekening, atau kata sandi. Data iniseringmenjadisasaranpelakukejahatanuntukmembobolakunataumelakukantransaksiilegal.
Ia juga menyarankan agar masyarakatlebihpekaterhadaptanda-tandapenipuan, terutamatawaran yang menjanjikankeuntunganbesardalamwaktusingkat. (sli)