PALANGKA RAYA – Tingkat inflasi di Kota Palangka Raya tercatatsebesar 1,48 persen, di bawah rata-rata nasional. Kondisiinidinilaimasihamankarenamenunjukkanstabilitashargabahanpokok yang terkendali. PrestasiPemerintah Kota Palangka Raya inimendapatapresiasidariberbagaipihak, termasuk Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Erlan Audri.
Erlan menyatakanbahwalangkah-langkahPemkoPalangka Raya dalammenjagahargapangansudah sangat efektif. Tidak adanyakenaikansignifikan pada hargabahanpokokmenjadibuktibahwainflasimasihdalamkendali. “Pemkosudahberusahasemaksimalmungkinuntukmenjagahargakomoditipangan,” ujar Erlan kepadaawak media, Senin (4/11/2024).
Iaberharapstabilitasinflasiiniterusdipertahankan, karenainflasi yang rendahberperanpentingdalammenjagadayabelimasyarakat, terutama di tengahtantanganekonomisaatini. “Keberhasilanmengendalikaninflasiinimemberikandampakpositifbagimasyarakatdalammengakseshargapangan yang terjangkau,” tambahnya.
Menurut Erlan, keberhasilanini sangat pentinguntukkesejahteraanwarga. Denganhargabahanpangan yang stabil, masyarakat, terutama yang berpenghasilanterbatas, bisalebihmudahmemenuhikebutuhansehari-hari. “Stabilitashargainimemberikan rasa amanbagiwarga, terutamabagimerekadenganpenghasilanterbatas,” katanya.
Erlan juga memujikomitmenPemkoPalangka Raya dalammenjagainflasirendahsekaligusmendukungstabilitasekonomisecarakeseluruhan. Iamengajakseluruhelemenmasyarakatuntukterusmendukungupayapemerintahdalammenjagakestabilanekonomi.
“Kolaborasiantarapemerintah, masyarakat, dan pihakterkaitdapatmembawa Kota Palangka Raya semakinmaju dan sejahtera,” tutup Erlan. (sli)